Logo SiKual

Selamat Datang di SiKual

Sistem Informasi Kekayaan Intelektual


Data Kekayaan Intelektual Kabupaten Buleleng

333

Personal

103

Komunal

436

Total KI

Berita Terbaru

Edukasi Bali Nadi Jayanti, Brida Tekankan Penguatan KI sebagai Aset dan Daya Saing Daerah
30 Sep 2026 • 34x dibaca

Edukasi Bali Nadi Jayanti, Brida Tekankan Penguatan KI sebagai Aset dan Daya Saing Daerah

Sosialisasi Edukasi Keuangan dalam rangka mendukung Program UMKM Bali Nadi Jayanti Tahun 2026, berlangsung hari ini di Gedung PLUT UMKM Kabupaten Buleleng, Rabu (30/9). Diikuti oleh para pemilik Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sebagai bagian dari upaya meningkatkan kapasitas, pemahaman, serta daya saing UMKM di Kabupaten Buleleng. Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Buleleng, Dewa Made Sudiarta dalam sambutannya menyampaikan pentingnya penguatan UMKM melalui peningkatan kualitas produk, pemahaman dan literasi keuangan, serta perlindungan Kekayaan Intelektual (KI) terhadap produk yang dihasilkan oleh pelaku UMKM. Selain itu, disampaikan pula bahwa UMKM memiliki potensi yang besar untuk dikembangkan melalui perluasan akses pemasaran, pemanfaatan berbagai peluang pembiayaan, serta sinergi dengan berbagai lembaga terkait, termasuk Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida). Kolaborasi tersebut diharapkan mampu mendorong UMKM agar semakin inovatif, memiliki daya saing, serta mampu berkembang secara berkelanjutan. Selanjutnya Kepala Brida Buleleng, Ketut Suwarmawan sebagai narasumber dengan materi Penguatan KI sebagai Aset dan Daya Saing Daerah. Dalam paparannya dijelaskan bahwa KI tidak hanya berkaitan dengan aspek perlindungan hukum, tetapi juga dapat menjadi aset strategis bagi pemilik UMKM. Perlindungan KI terhadap merek, desain, produk, maupun hasil inovasi dapat memberikan nilai tambah sekaligus memperkuat identitas dan daya saing produk UMKM. Lebih lanjut, Suwarmawan menekankan pentingnya pemahaman mengenai KI dalam mendorong pemilik UMKM untuk menghasilkan produk yang inovatif, memiliki keunikan, serta mampu memberikan nilai ekonomi yang lebih tinggi. Dengan adanya perlindungan KI, pemilik usaha diharapkan semakin termotivasi untuk mengembangkan inovasi dan memperluas pemasaran produknya. Narasumber selanjutnya dari OJK, Kadek Suarjana dengan materi Edukasi Keuangan: UMKM Berdaya, Ekonomi Berjaya. Materi yang disampaikan mencakup pemahaman mengenai pengelolaan keuangan UMKM, proses dan mekanisme pembiayaan, serta pentingnya meningkatkan literasi keuangan bagi pelaku usaha. Dalam paparannya disampaikan bahwa pengelolaan keuangan yang baik merupakan salah satu faktor penting dalam keberlangsungan usaha. Pemilik UMKM perlu mampu memisahkan keuangan pribadi dan usaha, melakukan pencatatan transaksi, memahami kebutuhan modal, serta memilih sumber pembiayaan yang sesuai dengan kemampuan dan kebutuhan usaha.Selain itu, Yudi juga mempertegas OJK sebagai lembaga regulator di sektor jasa keuangan, memiliki peran dalam memberikan edukasi dan perlindungan kepada masyarakat, termasuk pemilik UMKM, agar dapat menggunakan produk dan layanan keuangan secara bijak, aman, dan bertanggung jawab. Terakhir, narasumber dari BRI Cabang Singaraja, Yudi Sedana memaparkan materi Fasilitas Keuangan. Dalam paparannya, Yudi menjelaskan berbagai fasilitas dan layanan keuangan yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat, termasuk produk perbankan, akses pembiayaan, serta layanan keuangan lainnya yang tersedia di BRI. Penjelasan tersebut diharapkan dapat memberikan pemahaman kepada peserta mengenai pilihan fasilitas keuangan yang sesuai dengan kebutuhan, sekaligus meningkatkan literasi dan inklusi keuangan masyarakat. Melalui sosialisasi ini diharapkan para pemilik UMKM di Kabupaten Buleleng tidak hanya mampu meningkatkan kualitas dan pemasaran produk, tetapi juga memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai literasi keuangan, akses pembiayaan, serta pentingnya perlindungan KI. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya membangun UMKM yang berdaya, inovatif, mandiri, dan berdaya saing, sekaligus memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, OJK, Brida, serta pemangku kepentingan lainnya dalam mendukung pertumbuhan UMKM dan perekonomian daerah melalui Program UMKM Bali Nadi Jayanti 2026.

Baca Selengkapnya »
IG Gula Aren Pedawa Segera Diperiksa, Brida Buleleng Persiapkan Semuanya
28 Sep 2026 • 32x dibaca

IG Gula Aren Pedawa Segera Diperiksa, Brida Buleleng Persiapkan Semuanya

 Rapat Koordinasi Persiapan Pemeriksaan Substantif Potensi Indikasi Geografis (IG) Gula Aren Pedawa, dilaksanakan Badan Riset dan Inovasi Daerah (Brida) Kabupaten Buleleng hari ini, Senin (28/9) di kantor setempat.Rapat tersebut dihadiri oleh perwakilan dari Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Kabupaten Buleleng, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Buleleng, serta Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM Kabupaten Buleleng.Kepala Brida Ketut Suwarmawan, S.STP., M.M., menyampaikan beberapa hal terkait persyaratan IG serta tahapan dan alur proses pendaftaran IG, dalam rangka mengikuti pemeriksaan substantif Gula Aren Pedawa.Selain itu, Suwarmawan juga menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi lintas perangkat daerah agar seluruh persyaratan dan kebutuhan pemeriksaan substantif dapat dipersiapkan secara optimal. Kesiapan dokumen, hal-hal teknis terkait lokasi, pemilik usaha/pengrajin, proses produksi, produk Gula Aren Pedawa, serta penyambutan dan pendampingan tim pemeriksa perlu dipastikan kembali.Dalam kesempatan tersebut Kepala Bidang Perkebunan Dinas Pertanian, Subudi menyampaikan perkembangan penyusunan Dokumen Deskripsi IG Gula Aren Pedawa. Disampaikan bahwa proses penyusunan dan penyempurnaan dokumen telah dilakukan, termasuk perbaikan pada beberapa bagian sesuai hasil pembahasan sebelumnya. Secara keseluruhan, Dokumen Deskripsi Gula Aren Pedawa Buleleng saat ini telah mencapai sekitar 99% dan siap untuk tahap finalisasi.Selanjutnya, dari Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, Mila menyampaikan kesiapan dukungan dalam menyambut tim pemeriksa dari Kementerian. Beberapa hal yang dibahas antara lain bahwa fasilitasi awal pendaftaran potensi IG Gula Aren Pedawa sebelumnya diinisiasi oleh Disbudpar melalui sumber dana Pendidikan, kronologis proses pembentukan MPIG Gula Aren Pedawa sebagai kelembagaan masyarakat yang menjadi salah satu bagian penting dalam proses pengusulan IG. Persiapan dan pengenalan potensi destinasi wisata yang dapat menjadi bagian dari rangkaian kunjungan tim pemeriksa selama berada di Kabupaten Buleleng.Sementara itu, perwakilan Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UKM menyampaikan peran dan dukungannya dalam persiapan pemeriksaan substantif, khususnya terkait aspek pembinaan, pengembangan, promosi, pemasaran, serta penguatan nilai tambah produk Gula Aren Pedawa sebagai produk unggulan daerah.Melalui rapat koordinasi ini diharapkan seluruh perangkat daerah terkait dapat mengambil peran sesuai tugas dan fungsinya, sehingga pelaksanaan pemeriksaan substantif potensi IG Gula Aren Pedawa dapat berjalan dengan baik, lancar, dan seluruh kebutuhan pendukung dapat dipersiapkan secara maksimal.

Baca Selengkapnya »
Wujudkan Ekosistem Musik dan Lagu, Peran Brida Dibutuhkan
23 Sep 2026 • 31x dibaca

Wujudkan Ekosistem Musik dan Lagu, Peran Brida Dibutuhkan

Kementerian Hukum (Kemenkum) Kantor Wilayah Provinsi Bali hari ini menyelenggarakan Diseminasi Kekayaan Intelektual (KI) dengan tema “Mewujudkan Ekosistem Musik yang Terlindungi melalui Pencatatan Musik dan Lagu Gratis”, Rabu (23/9) di Aston Hotel n Convention Center Denpasar. Diseminasi dipimpin langsung Kepala Kemenkum Bali, Eem Nurmanah dengan dipandu oleh Ira Damayanti, S.H., M.H., selaku Kepala Bidang Pengembangan Inovasi dan Pengelolaan KI Brida Provinsi Bali. Dihadiri oleh seluruh Sentra KI di Provinsi Bali, instansi terkait, serta para kreator, termasuk kreator dari kalangan penyandang disabilitas. Dalam sambutannya, Eem Nurmanah menyampaikan bahwa Pentingnya perlindungan KI bagi karya kreatif, khususnya musik dan lagu. Karya musik bukan hanya karya seni, tetapi juga memiliki nilai ekonomi sehingga perlu mendapat perlindungan hukum. Narasumber pertama, Kepala Brida Provinsi Bali, Dr. Ketut Wica, S.Sos., M.H., menyampaikan materi Optimalisasi Peran Brida dalam Perlindungan Hak Cipta, Khususnya Musik dan Lagu di Wilayah Provinsi Bali. Dalam paparannya, Ketut Wica menekankan pentingnya penguatan peran Brida dalam mendukung perlindungan dan pemanfaatan KI, khususnya hak cipta di bidang musik dan lagu. Selain itu, diperlukan peningkatan kesadaran para kreator untuk melakukan pencatatan karya sebagai salah satu upaya memberikan kepastian dan perlindungan hukum terhadap karya yang dihasilkan. Selanjutnya, narasumber kedua, Budhi Pratomo Mahardiko, S.Kom., M.T., selaku Pranata Komputer Ahli Madya pada Direktorat Hak Cipta dan Desain Industri DJKI, menyampaikan materi mengenai Hak Cipta, khususnya Hak Moral dan Hak Ekonomi. Dijelaskan bahwa hak cipta memberikan perlindungan terhadap karya cipta yang dihasilkan oleh pencipta, termasuk karya musik dan lagu. Hak cipta mencakup hak moral dan hak ekonomi yang memiliki fungsi serta perlindungan yang berbeda.Lebih lanjut, Mahardiko menegaskan bahwa pencatatan ciptaan merupakan langkah penting bagi pencipta untuk mendokumentasikan dan memperkuat aspek administratif atas karya yang telah dihasilkan. Melalui pencatatan tersebut, para kreator diharapkan semakin memahami pentingnya menjaga, mendokumentasikan, dan memanfaatkan kekayaan intelektual yang dimiliki secara tepat.

Baca Selengkapnya »

Acara

27 Aug 2026

Pencatatan Hak Cipta Langkah Preventif Perlindungan Hukum

06 Aug 2026

Sentra KI Buleleng Nilai Tambah Masyarakat Daerah

29 Jul 2026

Kemenkum Bali Bersama DJKI Tinjau Titik 0, Bupati Buleleng Jelaskan Sejarahnya

29 Jul 2026

Lovina Festival 2026 Ditutup, Bupati Buleleng Kembali Serahkan Sertifikat HKI

28 Jul 2026

Kemenkum Bali Kunjungi KDMP di Buleleng Berikan Pemahaman KI

22 Jul 2026

Sengketa Motif Tenun, Brida Buleleng dan Kemenkum Bali Lakukan Mediasi

16 Jul 2026

Brida Buleleng Percepat Perlindungan IG Gula Aren Pedawa